Rabu, 18 Desember 2013

Macam - Macam Celana

1. Jodhpur
    Celana yang penuh pada bagian pinggul sampai lutut, dan mengecil dari lutut sampai mata kaki


                                                                            www.polyvore.com

2. Bloomers
    Celana pendek yang menggembung pada bagian paha, biasanya diberi kerutan pada bagian bawah celana


                                                                                        www.polyvore.com


3.Dhoti
    Bentuk celana berasal dari India, bahan dipotong tanpa belahan pesak, pipa celana menyempit pada   pertengahan betis sampai mata kaki
.

4. Palazzo
    Merupakan celana piyama, berkaki lebar, dibuat dari sutera lembut




5. Cullotes
    Celana bermodel rok, biasanya celana lebar menyerupai rok dan membuatannya menggunakan pengembangan dari pola rok.



 6. Dungarees
      Dungarees terdiri dari celana dan bib panel (semacam kutu baru), dengan gantungan pundak



7. Slack
    Celana panjang lurus, pertama dipakai wanita tahun 1920-an
    



8. Jumpsuit
     Model busana bagian atas dan bawah menyatu, biasanya pada bagian pinggang diberi kerutan
    


9.  legging
     Penutup kaki yang pas ketat, memanjang ke paha atau ke lutut ataupun sampai  mata kaki.
 


10. Hot Pants
      Celana pendek yang sangat pendek



11. Cargo
       Model celana terdapat banyak saku, dibuat dari katun tebal, dahulu biasa dipakai pekerja angkutan



12. Boxer
      Model celana pendek yang di contoh dari model celana yang biasa dipakai oleh petinju, panjangnya bervariasi mulai dari yang pendek sampai sedikit di bawah lutut, longgar dengan elastic tebal pada pinggang

 13. Harem
       Celana yang bentuknya penuh sepanjang mata kaki, biasanya dikerutkan pada sebuah ban di mata kaki.


 14. Leotard
        Busana berlengan panjang, pas suai (fitted) diantara kaki, berbahan lentur dan kuat. Model ini biasanya menjadi pakaian para penari serta gymnastic.





15. Tighs
      Celana elastic menutup telapak kaki sampai ke pinggang, warna dan motif bervariasi



16. Cat suit
      Model busana atas dan bawah yang menyatu, biasanya berlengan panjang bisa memakai ritsluiting atau kancing dari pusar ke leher



17. Knicker Bockers
      Celana yang dikerut pada bagian lutut dengan ban, dan dikencangkan dengan kancing atau gesper
      



Minggu, 15 Desember 2013

Busana Kerja

          Busana kerja penting untuk karyawan atau pegawai kantor. Untuk wanita  banyak pilihan untuk busana kerja dengan potongan one peace (satu bagian),  two peace (dua bagian) three peace (tiga bagian). Untuk busana two peace misalnya atasan busana kita dengan menggunakan blazer, dengan lengan licin. Agar lebih menarik bisa menggunakan garis hias princess (garis yang membelah busana bagian  depan dengan belakang melewati bahu). Bawahannya bisa menggunakan rok span dibawah lutut  dan belahan kurang lebih lima atau sepuluh centi agar terlihat lebih sopan.
        Pemilihan warna bisa menggunakan sesuai jenis kulit kita. Saran bagi yang bertubuh kurus menggunakan warna yang lebih terang misalnya warna – warna pastel yang lembut. Bagi yang bertubuh agak gemuk bisa menggunakan warna – warna gelap misalnya warna hitam, biru tua, karena warna – warna gelap terkesan lebih manyembunyikan.
       Pemilihan motif, untuk yang bertubuh kurus bisa menggunakan motif bergaris horizontal agar terlihat lebih berisi atau bisa juga menggunakan motif corak bunga – bunga yang besar dan bagi yang bertubuh agak gemuk bisa menggunakan motif bergaris vertikal agar terlihat lebih langsing atau bisa dengan motif bercorak bunga kecil – kecil.
       Berbusana tidaklah lengkap tanpa assesoris. Kita bisa menggunakan  assesories busana kerja dengan:
-Kalung bermanik, untuk yang berleher panjang bisa menggunakan kalung pendek, dan untuk yang berleher pendek bisa menggunakan kalung yang panjang agar leher terlihat lebih panjang.
-  Gelang,jam tangan
- Bros di blazer
- Memakai stocking panjang
- Memakai sepatu hak tinggi, dengan tinggi hak menyesuaikan keinginan kita.


Senin, 30 September 2013

Busana Pesta

A.      BUSANA PESTA MALAM
                 Busana pesta malam adalah busana yang dikenakan pada kesempatan pesta malam hari dari waktu mulai matahari terbenam sampai waktu berangkat tidur baik bersifat resmi atau tidak resmi (Enny Zuhni Khayati, 1998 : 3).  Busana pesta malam dikelompokan menjadi lima (Enny Zuhni Khayati, 1998 : 3),yaitu:
a.    Busana pesta malam gala
Busana pesta malam gala adalah busana pesta yang dipakai pada malam hari untuk kesempatan pesta, dengan cirri-ciri model terbuka, glamour. Misalnya backlees (punggung terbuka), bustylook (dada terbuka), decolettelook (leher terbuka), dan lain-lain.
b. Busana pesta malam resmi
Busana pesta malam resmi adalah busana yang dikenakan pada saat resmi,model lebih sederhana, biasanya berlengan tertutup sehingga kelihatan rapi dan sopan tetapi tetap terlihat mewah.
c.   Busana pesta pagi
Busana pesta pagi atau siang adalah busana yang dikenakan pada kesempatan pesta antara pukul 09.00–15.00. Busana pesta ini terbuat dari bahan yang bersifat halus, lembut, menyerap keringat, dan tidak berkilau, sedangkan pemilihan warna sebaiknya dipilih warna yang lembut tidak terlalu gelap. Model busana cenderung lebih sederhana dibandingkan busana pesta malam. Pelengkap busana yang digunakan biasanya berupa sepatu hak tinggi, tas tidak berkilau, dan perhiasan yang digunakan tidak berlebihan.
d.    Busana pesta sore
Busana pesta sore adalah busana yang dikenakan pada kesempatan sore menjelang malam. Pemilihan bahan sebaiknya bertekstur agak lembut dengan warna bahan yang cerah atau warna yang agak gelap dan tidak mencolok.
e   Busana pesta malam
Busana pesta malam adalah busana yang dikenakan pada kesempatan pesta malam hari. Pemilihan bahan yaitu yang bertekstur lebih halus dan lembut. Model busana kelihatan mewah atau berkesan glamour. Warna yang digunakan lebih mencolok, baik model ataupun hiasannya lebih mewah.
Berdasarkan uraian di atas dapat disimpulkan bahwa busana pesta malam adalah busana yang digunakan pada kesempatan malam hari dengan menggunakan bahan yang berkualitas dan hiasan pelengkap yang bagus. 
B.       KARAKTERISTIK REMAJA
           Masa remaja adalah masa peralihan dari masa anak-anak ke masa dewasa yang mengalami perkembangan semua aspek/fungsi untuk memasuki masa dewasa. Remaja adalah seorang idealis, memandang dunianya seperti apa yang ia inginkan, bukan sebagaimana adanya dan suka mimpi-mimpi yang sering membuatnya marah, cepat tersinggung atau frustasi. Selain itu, oleh keluarga dan masyarakat sudah dianggap menginjak dewasa, sehingga diberi tanggung jawab layaknya seorang yang sudah dewasa. Remaja mulai memperhatikan prestasi dalam segala hal, karena ini memberinya nilai tambah untuk kedudukan sosialnya di antara teman sebaya maupun orang-orang dewasa.
         Menurut Hurlock (1990:184) menjelaskan bahwa puber (remaja) adalah periode tumpang tindih, karena mencakup tahun-tahun akhir masa kanak-kanak dan tahun-tahun awal masa remaja. Pembagiannya sebagai berikut :
1.   Tahap prapuber           : wanita 11-13 tahun, pria 14-16 tahun
2.   Tahap puber                : wanita 13-17 tahun, pria 14-17 tahun 6 bulan
3.   Tahap pasca puber       : wanita 17-21 tahun, pria 17 tahun 6 bulan-21 tahun
           Sedangkan menurut Gilmer menyebut masa remaja dengan istilah adolescence yang kurun waktunya terdiri atas tiga bagia yaitu :
1.   Preadolesensen dalam kurun waktu 10-13 tahun
2.   Adolesensen awal dalam kurun waktu 13-17 tahun
3.   Adolesensen akhir dalam kurun waktu 18-21 tahun
             Berdasarkan beberapa pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa masa remaja adalah masa terjadinya perubahan tertentu pada individu dari masa anak-anak ke masa dewasa yang kurun waktu pertumbuhan dan perkembangan antara individu satu dan yang lain tidak sama persis.
           C.      BUSANA PESTA REMAJA
Busana pesta adalah busana yang dikenakan pada kesempatan pesta, dimana pesta tersebut dibagi menurut waktunya yakni pesta pagi, pesta siang dan pesta malam (Prapti Karomah dan Sicilia Sawitri, 1998:10). Menurut menurut Enny Zuhni Khayati (1998:3) busana pesta adalah busana yang dikenakan pada kesempatan pesta baik pagi hari, siang hari dan malam hari. Sedangkan menurut Chodiyah dan Wisri A. Mamdy (1982:166) busana pesta adalah busana yang dikenakan pada kesempatan pesta, biasanya menggunakan bahan yang berkualitas tinggi dengan hiasan dan perlengkapan yang bagus dan lengkap sehingga kelihatan istimewa.
  Remaja merupakan suatu masa pertumbuhan seseorang yang mana seseorang tersebut mengalami masa pergantian dari anak – anak menuju ke masa dewasa, yang meliputi semua perkembangan yang dialami sebagai persiapan memasuki masa remaja. Remaja di mulai pada usia 13 – 21 tahun.
Berkaitan dengan pendapat di atas bisa di jelaskan bahwa busana pesta remaja adalah busana pesta yang dikenakan oleh seseorang yang mengalami masa pergantian dari anak-anak menuju masa dewasa pada kesempatan pesta baik pesta pagi, pesta siang, pesta sore maupun pesta malam hari, dimana busana yang dikenakan lebih istimewa dibandingkan dengan busana sehari-hari, baik dari segi bahan, teknik jahit, desain maupun hiasannya.
            D.      SUMBER IDE
1.     Pengertian Sumber Ide
      “Sumber ide adalah segala sesuatu yang dapat menimbulkan ide seseorang untuk menciptakan ide desain busana baru yang dapat diambil dari berbagai objek dan hal apa saja” (Sri Widarwati, 2000 : 58). Menurut Widjiningsih (1990 : 70), “sumber ide adalah sesuatu yang dapat merangsang lahirnya suatu kreasi”. Sumber ide dapat dikelompokkan menjadi tiga (Sri Chodiyah dan Mamd, 1982 : 172), yaitu :
a)   Sumber ide dari pakaian penduduk dunia, pakaian daerah di Indonesia.
 b)   Sumber ide dari benda-benda alam, seperti bentuk dan warna dari tumbuh-tumbuhan, binatang, gelombang laut, bentuk awan, dan bentuk-bentuk geometris.
c) Sumber ide dari berbagai peristiwa-peristiwa nasional, maupun  internasional, misalnya pakaian olahraga dari peristiwa PON, SEA game, Asian Games, Olimpic Games, dari pakaian upacara 17 Agustus. 
Dari ketiga sumber ide tersebut tidak perlu diambil secara keseluruhan tetapi dapat diambil bagian-bagian tertentu yang menjadi cirri khas atau keistimewaan dari sumber ide tersebut.
          Menurut Sri Widarwati (2000 : 59), hal-hal yang dapat dijadikan sumber ide antara lain :
a) Ciri khusus
     Bentuk yang menggambarkan pakaian itu mudah dikenali orang, misalnya Kimono Jepang dimana ciri khususnya terletak pada lengan dan leher.
b) Warna
 Warna-warna yang bisa menunjukkan warna khusus dari benda itu sendiri, Misalnya bunga  matahari yang berwarna kuning.
c) Bentuk / siluet
 Suatu desain yang mengambil garis luar baju (siluet) yang merupakan siluet yang khas dari suatu ide, misalnya sayap burung merak.
d) Tekstur
 Suatu bahan yang menujukkan adat tempat tertentu, misalnya tenunan, lurik, pakaian Wanita Bangkok yang bahannya terbuat dari sutera.
      Menurut Enny Zuhny Khayati (1998),
 (http=//www.geogle.com/search?q=pengembangan+sumber+ide), pengembangan sumber ide dapat dilakukan melalui tiga cara, yaitu :
a.       Transformasi
           Merupakan suatu proses yang panjang yang didahului oleh terjadinya inkulturasi dan akulturasi, proses dialog, sintesis budaya, serta diikuti oleh berbagai pergeseran nilai-nilai yang memunculkan kebudayaan baru tanpa menghilangkan ciri khas dari kebudayaan yang lama.
b.      Stilasi
   Merupakan cara membuat desain yang menata ulang atau mengembangkan bentuk dasar di suatu benda sehingga memunculkan bentuk baru tanpa harus menghilangkan ciri khas dari benda tersebut.
c.       Deformasi
Merupakan cara membuat desain dengan cara mengurangi bentuk dasar suatu benda sehingga memunculkan bentuk baru tanpa harus menghilangkan ciri khas suatu benda tersebut.
Dalam pengambilan sumber ide hendaknya tidak ditampilkan atau diaplikasikan pada keseluruhan busana tetapi hanya di bagian-bagian tertentu saja tentunya yang akan dijadikan pusat perhatian dari busana tersebut. Pendapat lain menyebutkan pengembangan sumber ide dilakukan dengan empat cara yaitu :
1.      Stilasi
Merupakan cara untuk mencapai bentuk keindahan dengan cara menggayakan objek atau benda tersebut.
2.      Distorsi
Merupakan menggambaran bentuk yang menekankan pada pencapaian karakter dengan cara menambahkan wujud-wujud tertentu pada benda.
3.      Trasformasi
Merupakan penggambaran bentuk yang menekankan pada pencapaian karakter dengan cara memindahkan wujud atau figur dari objek satu ke objek yang lain.
4.      Deformasi
Merupakan penggambaran bentuk yang menekan pada interpretasi karakter dengan cara menyusun bentuk objek tersebut. Materi pembelajaran Seni Budaya SMP Negeri 1 Sanggala, (http://www.scribd.com/doc/61768123/Studi-Seni-Ukir-Warangka-Keris-Karya#fullscreen:on).
Berdasarkan penjelasan di atas dapat disimpulkan sumber ide adalah segala sesuatu yang terdapat di alam, pakaian penduduk dunia, peristiwa penting nasional ataupun internasional, dan dari pakaian kerja yang dapat diambil ciri-cirinya sehingga dapat menimbulkan ide-ide yang baru.

Pagelaran Busana



PAGELARAN BUSANA
Peragaan busana pesta malam merupakan ajang kegiatan untuk memperkenalkan sebuah karya dari seorang perancang busana kepada masyarakat umum. Kegiatan ini menampilkan busana pesta dari sabang sampai merauke yang bertema Folkloric Nusantara  hasil rancangan desainer. Menurut Didi Budiarjo (2000), peragaan busana adalah suatu rangkaian kegiatan untuk memamerkan kreasi terbaru dari perancang busana. Sedangkan menurut Sri Widarwati (1994) peragaan busana adalah parade yang dikenakan oleh model hidup atau peragawati.
Berdasarkan beberapa pendapat diatas dapat disimpulkan peragaan busana dalah suatu kegiatan yang digunakan untuk memamerkan hasil karya cipta busana yang dikenakan oleh peragawati. Adapun tujuan dari sebuah peragaan busana menurut Sri Widarwati (1995 : 45) adalah bertujuan untuk :
1. Mencari hiburan.
2. Mencari dana untuk kegiatan tertentu.
3. Untuk tujuan promosi barang dagangan, dalam hal ini meliputi :
a. Barang dagangan berupa ciptaan baru dalam dunia fashion.
b. Barang dagangan berupa hotel, restoran, dan lain-lain.
c. Barang dagangan berpua produk baru.
d. Barang dagangan berupa pola-pola jadi dari pabrik pola.
e. Barang dagangan berupa alat make up, perhiasan dan lain-lain
Adapula manfaat yang bisa didapat dari mengadakan peragaan busana antara lain :
1) Sebagai wahana belajar keorganisasian dalam bentuk kepanitiaan pagelaran busana.
2) Melahirkan desainer-desainer muda yang profesional di bidangnya.
3) Memperkenalkan sebuah hasil karya perancang busana kepada masyarakat. Gelar busana merupakan kegiatan yang memerlukan promosi, agar masyarakat mengetahui akan adanya pagelaran tersebut (Sicilia Sawitri, 2000 : 67).
            Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam pembuatan undangan dan booklet sebagai berikut :
a) Nama perancang
b) Tema
c) Tempat dan waktu penyelenggaraan
d) Acara termasuk hiburan pengisi
e) Sponsor dan non sponsor
f) Harga undangan
g) Door prize
h) Bahasa singkat dan jelas
Sebelum menampilkan busana pesta malam, yang harus memperhatian dalam tatanan panggung yaitu:
1.Tempat Pentas
             Suatu pertunjukan bentuk apapun selalu menentukan tempat atau ruang untuk menyelenggarakan pertunjukan tersebut
 
2.   Tata Lampu
Perkembangan teknologi dan pengetahuan yang tejadi, menempatkan pemikiran tentang pentingnya mewujudkan suatu tatanan lampu yang berkualitas untuk mendukung penghayatan dalam pagelaran busana. Hal itu dapat terwujud jika didukung dengan kualitas gedung yang presentatif, yang mana harus memenuhi perlengkapan ideal dan sempurna bagi pementasan. Kebutuhan akan pengadaan tata lampu menjadi pilihan terbaik kualitas pertunjukan. Fungsi tata lampu antara lain sebagai penerangan, penciptaan suasana , penguatan adegan, kualitas pencahayaan serta efek khusus pementasan. Bentuk dan wujud tata lampu bermacam – macam, diantaranya adalah (Rahmida Setiawati, 2008 : 22) :
1) Lampu khusus yang disebut Spot Light, jumlah pemakaiannya disesuaikan dengan kapasitas gedung.
2) Stip Light (lampu garis) biasanya untuk menerangi jalur area pentas yang masing-masing berjarak 2 – 4 meter dari deret lampu strip yang ada.
3) Lampu Backdrop merupakan lampu yang diperlukan pada posisi panggung belakang dan digunakan untuk menerangi latar belakang panggung secara umum. Formulasi warna lampu biasanya menggunakan color bright yang terdiri dari warna-warna biru, merah, kuning dan general.
4) Overhead sportligh atau follow spot light merupakan lampu yang digunakan sebagi lampu tunggal untuk menyorot salah satu tokoh pada peran khusus atau ditokohkan berada dalam jarak tembaknya.
 
3. Iringan dan Musik
Iringan dan musik adalah musik sangat penting dalam mendukung sebuah pagelaran busana. Musik bukan hanya sekedar sebagai iringan saja tetapi juga sebagai pelengkap dalam pagelaran busana yang sangat berkaitan, yang dapat memberi suasana yang diinginkan dan mendukung tema

GELAR BUSANA EKSPLORASI ETNIK NUSANTARA


--> Gelar Busana dengan tema Eksplorasi Etnik Nusantara yang digelar di BENTENG VREDEBURG pada 9 Mei 2009 ini merupakan Proyek Akhir bagi mahasiswa prodi Pendidikan Teknik Busana S1 dan Teknik Busana D3, sehingga harus diikuti oleh seluruh mahasiswa untuk menyelesaikan studinya pada program studi tersebut. Kegiatan ini akan mengukur kemampuan mahasiswa dalam bidang desain pakaian dengan memanfaatkan keanekaragaman budaya yang ada di Indonesia dan ditampilkan dengan kreasi masing-masing dengan tidak meninggalkan etika yang dianut di masyarakat Indonesia. Hasil karya akan dinilai langsung oleh para pakar mode yang memiliki keahlian dalam bidangnya.
Para pencinta mode pun diundang, untuk menyaksikan pagelaran busana ini pada tanggal 9 Mei 2009 pukul 19.00 sampai selesai, bertempat di Benteng Vradeburg, dengan menampilkan 57 hasil karya busana disertai desainer tamu dan para pragawati yang berpengalaman, dilengkapi dengan hiburan dan doorprize.
Target dan sasaran adalah 1000 orang tamu undangan dengan cakupan masyarakat umum, civitas akademika dilingkungan UNY serta pengamat, pengusaha dan pencinta mode di DIY dan Jateng. Ekspresi mahasiswa dalam menggali ide busana sangat beragam dan kreatif, mulai dari desain sederhana hingga rumit semuanya merupakan hasil rancangan dan dijahit sendiri oleh para mahasiswa. Ini berarti mulai dari mendesain, menjahit, meragakan, hingga mengelola acara fashion dilakukan seluruhnya oleh para mahasiswa.

Minggu, 26 April 2009

BUSANA

     Busana merupakan kebutuhan pokok setiap individu. Busana berfungsi sebagai penutup aurat,pelindung tubuh dari panas dan dingin, dan menambah daya tarik. Berbusana akan lebih menarik dengan memperhatikan model busana, pemilihan warna, dan assesories. Pemilihan model busana disesuaikan dengan trend masa kini, pemilihan warna juga harus dipilih warna yang sesuai dan cocok dengan kulit kita.
    Selain mode, bentuk, warna, assesoris sebagai pelengkap busana juga diperlukan untuk mempercantik penampilan. Kita bisa menggunakan kalung, gelang ,cincin, hiasan rambut, dll. Assesoris tidak harus mahal, kita bisa menggunakan kalung bermanik, gelang bermanik, yang penting terlihat menarik.
      Bagi kebanyakan remaja busana atau berpenampilan sangatlah penting. Selain membuat diri nyaman dengan menggunakan busana yang sesuai dan sedang ngetrend bisa membuat diri lebih percaya diri. Cara berpakaian juga bisa menunjukkan jati diri seorang remaja, sehingga tidak srdikit para remaja rela menabung hanya untuk membeli busana atau baju baru yang sedang ngetrend. Saat ini warna – warna busana remaja tidak hanya warna kalem, tetapi dengan warna – warna mencolok pun banyak diminati para remaja. Warna – warna tabrakan banyak diminati, bisa dibilang lagi ngetrend baju – baju dengan mencampurkan warna – warna cerah dan tabrakan antara warna satu dengan warna yang lainnya. Misalnya T-shirt garis vertikal warna kuning dipadu dengan jaket bergaris vertikal dengan warna hijau, tentu saja warna keduanya tidak nyambung.Celana hot pant atau celana leging juga banyak diminati di kalangan remaja. Celana leging dengan atasan kaos panjang menutup pinggul banyak diminati kalangan remaja putri. Bahkan para remaja putri berjilbab pun banyak yang memakai leging,mungkin tidak baik para remaja putri berjilbab memakai leging karena celana leging terlalu ketat dan press body. Sedangkan hot pant atau celana diatas lutut juga banyak digemari para remaja putri dengan hot pant akan membuat kaki terlihat lebih panjang dan sexy.

Macam - Macam Celana

1. Jodhpur     Celana yang penuh pada bagian pinggul sampai lutut, dan mengecil dari lutut sampai mata kaki                         ...